• Belajar
  • >
  • Referensi nama dari prospek yang pernah menolak

Apr 11 2022

READ 00:02:58

Referensi nama dari prospek yang pernah menolak

Bagaimana cara yang tepat untuk meminta referensi nama dari prospek yang pernah menolak Anda?

Lia Eunika Pamela

Sebagai penasihat keuangan, mungkin mengalami penolakan adalah hal lumrah yang sering dihadapi. Syok dan merasa down adalah yang dirasakan oleh Linda Varianda, anggota MDRT 11 tahun dengan 2 Court of the Table dari Jakarta ketika mengalami penolakan pada awal memulai karier sebagai penasihat keuangan.  

“Penolakan sudah pasti pernah saya alami. Di awal ketika saya menjadi penasihat keuangan, saya merasa syok dan down. Tapi dengan latihan, saya berhasil mengubah mindset saya ketika terjadi penolakan. Ketika saya ditolak oleh calon nasabah, saya akan berpikir bahwa mereka kurang beruntung karena saya adalah penasihat keuangan yang profesional, fokus, dan dapat memberikan solusi terbaik. Sangat disayangkan bahwa calon nasabah menolak saya. Rejection is the key for strong mentality and pathway to success. Don’t run from rejection. (Penolakan adalah kunci untuk mentalitas yang kuat dan jalan menuju kesuksesan. Jangan lari dari penolakan), ” ujar Varianda. 

Jangan pernah mundur atau down bila terjadi penolakan. Kita sebagai penasihat keuangan harus terus memperbaiki diri dan terus mencoba sampai terjadi closing. Pegang teguh visi bahwa setiap anggota keluarga dari nasabah harus mendapat perlindungan secara finansial dengan memberikan program yang sesuai dan terbaik. Banyak alasan mengapa prospek menolak, baik dari faktor kita sebagai penasihat keuangan yang kurang jelas saat presentasi, atau mungkin kondisi keuangan prospek yang sedang tidak baik, atau mungkin prospek yang belum percaya dengan kita untuk menjadi penasihat keuangan mereka. Namun yang pasti, kita tidak boleh sakit hati, kecewa, dan meninggalkan mereka karena suatu hari nanti pasti prospek akan membutuhkan kita.  

“Jika prospek atau calon nasabah menolak, saya biasa tanyakan terlebih dahulu mengapa program yang sangat bagus ini bapak atau ibu tolak? Mungkin bapak atau ibu dapat memberikan alasan untuk ini? Jika prospek atau calon nasabah sudah menolak, maka jangan dijauhi. Saya akan memberikan waktu atas penolakan tersebut dan saya pastikan suatu hari nanti dia pasti akan ambil program ini dan saya tidak perlu kesal bila ada penolakan. Saya akan fokus kepada pikiran, bukan pada perasaan,” ujar Varianda. 

Tetap follow-up, menjaga hubungan baik, dan berkomunikasi dengan prospek dengan cara mengobrol di kafe atau sekedar mengirimkan makanan, tidak perlu mahal yang penting berikan dengan hati yang tulus. Tak lupa selalu mengingat dan mengucapkan hari ulang tahun dan hari jadi perkawinan juga akan membuat prospek selalu mengingat kita. 

“Saya adalah orang yang tidak pernah mundur atau putus asa. Ada rasa penasaran di dalam hati saya mengapa calon nasabah ini tidak mau ambil program yang saya tawarkan? Padahal program yang saya berikan sudah yang terbaik buat nasabah saya? Tidak ada seorang pun yang akan menolak Asuransi bila diberikan secara GRATIS,” tambah Varianda. 

Varianda tidak akan meminta referensi nama jika suasana hati nasabah sedang tidak senang maupun sebelum nasabah selesai menandatangani proposal. Ia tidak akan meminta referensi nama ketika prospek atau nasabah menolak. Menurutnya, mereka saja belum percaya dengan proteksi yang akan ia berikan bagaimana prospek akan memberikan referensi?  

“Selama ini bila ada nasabah yang tidak ingin memberikan referral, saya anggap mungkin memang dia tidak suka dan saya tidak akan memaksa akan hal tersebut. Tapi ada juga nasabah yang ingin memberikan referral kepada saya. Bila seorang nasabah tidak ingin memberikan referral, saya akan kembali mengintrospeksi diri saya sendiri dan fokus untuk memperbaiki diri. Mungkin ada pelayanan saya yang kurang berkenan atau saya baru kembali menghubungi nasabah tersebut setelah sekian lama, atau bisa juga memang waktunya saja yang belum pas. Ketika saya datang kembali untuk menawarkan program kepada nasabah, saya akan menawarkan dengan rasa aman dengan motivasi yang tulus. Apabila persahabatan antara kita sebagai penasihat keuangan dengan nasabah sudah terjalin baik, maka jangan kaget jika nasabah langsung memberikan referral  tanpa kita minta,” tutup Varianda. 

 

Contact: MDRTEditorial@teamlewis.com