• Belajar
  • >
  • Produk asuransi yang tepat untuk nasabah
Produk asuransi yang tepat untuk nasabah
Produk asuransi yang tepat untuk nasabah

Jul 26 2022

Produk asuransi yang tepat untuk nasabah

Calon nasabah perlu memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan bukan apa yang menjadi keinginan mereka

Oleh Lia Eunika Pamela

Topik bahasan

Asuransi. Sebuah kata yang mungkin sedikit dihindari bagi sebagian besar masyarakat awam. Tentunya hal tersebut terjadi karena ada sebab akibat. Banyak orang anti dengan asuransi karena kurang pahamnya mereka tentang arti dan manfaat asuransi itu sendiri serta akibat tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang salah menjelaskan tentang arti dan manfaat asuransi itu sendiri. 

“Saya selalu memberikan penjelasan yang sederhana kepada prospek mengenai pengertian asuransi yaitu asuransi adalah sebuah jaminan. Dimana jaminan tersebut berupa perlindungan atau proteksi nasabah dari risiko kehidupan yang bisa terjadi di masa depan. Kenapa seseorang perlu asuransi? Karena tidak ada yang kebal dari risiko sakit kritis, kecelakaan, cacat, ataupun meninggal. Tidak ada satu orang pun yang dapat memilih lebih baik terkena yang mana dan jika salah satu risiko kehidupan tersebut terjadi, maka diperlukan uang yang tidak sedikit. Asuransi memberikan perlindungan kepada nasabahnya dari potensi kerugian finansial yang terjadi akibat kejadian atau masalah yang tak diinginkan tersebut. Dengan begitu, kondisi keuangan tidak akan hancur seketika dan mengacaukan hidup bersama keluarga yang kita cintai,” ujar Oktaviani Lidya Luntungan, AEPP anggota MDRT 3 tahun dari Jakarta. 

Sebagai penasihat keuangan yang profesional, sebaiknya kita menggali atau mencari tahu terlebih dahulu apa yang menjadi kebutuhan prospek atau nasabah sebelum menawarkan produk asuransi. Luntungan meyakini bahwa di dalam industri jasa keuangan, tidak ada yang namanya penolakan, yang ada hanyalah penundaan. Penundaan terjadi karena 2 hal yaitu seseorang tidak mengerti manfaat dari asuransi atau orang tersebut belum memiliki dana yang cukup untuk membeli asuransi. 

“Saya biasanya menggunakan kedua tangan saya sebagai alat bantu untuk membantu prospek dan nasabah mengetahui kebutuhannya sehingga kita pun bisa membantu mereka membeli produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhannya. Kedua tangan kita memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda. Tangan kanan memiliki peran dan fungsinya sendiri, begitu pun dengan tangan kiri. Kita ibaratkan tangan kanan berfungsi sebagai dana darurat dimana apabila seseorang meninggal atau terdiagnosis sakit kritis atau mengalami kecelakaan yang menyebabkan meninggal atau cacat tetap, maka akan ada uang tunai yang bisa cair dan dialokasikan sebagai pengganti income (income replacement) untuk membayar biaya hidup seperti cicilan, uang sekolah anak, dan lain sebagainya. Sedangkan kita ibaratkan tangan kiri berfungsi untuk membiayai pengobatan selama di rawat inap di rumah sakit atau kita kenal dengan asuransi kesehatan. Pastinya setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, ada yang hanya membutuhkan tangan kanan saja atau tangan kiri saja atau bahkan butuh keduanya. Dengan menjelaskan dengan cara tersebut, prospek atau nasabah akan lebih mudah memilih asuransi yang mereka butuh kan dan kita sebagai penasihat keuangan juga bisa memberikan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Luntungan. 

Salah satu cara yang dilakukan oleh Luntungan agar prospek dan nasabah mau mendengarkan dan tertarik untuk membeli produk asuransi darinya adalah ia tidak berfokus pada penjualan produk, melainkan membuat prospek dan nasabah menyadari bahwa mereka punya masalah dan Luntungan datang untuk memberikan solusi melalui produk yang ia jual. Karena faktanya, banyak orang tidak tertarik untuk membeli asuransi karena mereka merasa tidak butuh. 

“Saat ini semakin banyak orang yang kecewa dengan asuransi dikarenakan oleh kurang pahamnya mereka tentang pengertian dan manfaat asuransinya sendiri. Di sinilah tugas kita sebagai penasihat keuangan untuk semakin semangat dalam mengedukasi masyarakat tentang pengertian dan manfaat asuransi yang benar yaitu untuk proteksi diri sendiri dan keluarga yang mereka sayangi. Kita memiliki tanggung jawab untuk menyadarkan prospek dan calon nasabah bahwa mereka punya masalah yaitu risiko kehidupan seperti sakit kritis, kecelakaan, cacat, maupun meninggal yang bisa terjadi kapan saja, ke siapa saja, dan dimana saja. Dan jika mereka terkena risiko kehidupan, apakah mereka punya dananya? Jika jawabannya tidak, maka itu akan menjadi masalah. Saya ingin membantu mereka agar bisa terhindar dari masalah tersebut salah satunya lewat asuransi. Tentunya ketika mereka sadar bahwa mereka punya masalah, maka mereka akan dengan senang hati membuka pemikiran mereka dan memberikan respons yang baik terhadap informasi produk asuransi yang kita berikan,” tutup Luntungan. 

 

Contact: MDRTeditorial@teamlewis.com