Log in to access resources reserved for MDRT members.
  • Belajar
  • >
  • Laman ‘Tentang Kami’ buat calon nasabah pergi?
Laman ‘Tentang Kami’ buat calon nasabah pergi?
Laman ‘Tentang Kami’ buat calon nasabah pergi?

Nov 01 2022 / Round the Table Magazine

Laman ‘Tentang Kami’ buat calon nasabah pergi?

Pastikan laman "Tentang Kami" di situs web Anda sudah ramah mesin pencari sehingga mudah ditemukan prospek.

Topik bahasan

Oleh Antoinette Tuscano

Biasanya, calon nasabah akan mencari info tentang diri, bisnis, dan alasan Anda menjadi penasihat yang memprioritaskan nasabahnya.

Seringnya, laman “Tentang Kami” situs web Anda jadi salah satu laman pertama yang orang kunjungi. Kapan terakhir kali Anda meninjaunya? Adakah kalimat yang salah ketik? Apakah peta Google satu-satunya grafis mungil di sana? Apakah laman berfungsi maksimal menarik nasabah dan meningkatkan pendapatan?

Laman “Tentang Kami” yang optimal membantu mesin pencari menemukan dan menyampaikan kepada calon nasabah siapa Anda, mengapa Anda peduli, dan bagaimana Anda bisa dihubungi.

Cara meraih bisnis melalui laman “Tentang Kami” yang ramah mesin pencari

  • Mulai dengan mengapa, siapa, apa, kapan, dan di mana bisnis Anda berada.
  • Pastikan informasi kontak Anda memuat keterangan provinsi. Info ini membuat mesin pencari mengenali Anda sebagai bisnis lokal.
  • Sertakan info durasi/tahun pengalaman.
  • Sajikan cerita Anda dengan ringkas.
  • Hindari jargon industri.
  • Tunjukkan foto kantor dan staf.
  • Sematkan tautan (link) untuk mengontak Anda.
  • Periksa ejaan dan ketikan. Salah ketik bisa merusak kredibilitas.
  • Desain adalah unsur penting dalam membangun reputasi. Setiap laman di situs web Anda mesti mengikuti prinsip-prinsip desain yang baik.

Di dunia maya, waktu untuk memikat perhatian orang – sebelum beralih ke laman kompetitor – cuma sedikit. Jangan disia-siakan. Tiap laman harus bisa mendukung Anda 24 jam sehari, tujuh hari seminggu.

11 pertanyaan pemikat perhatian nasabah

Oleh Howard E. Sharfman

Saya belajar dari para insan terbaik di profesi ini. Dan sebagai balasannya, mereka meminta saya membagikan pengetahuan yang saya peroleh. Berikut ini 11 pertanyaan pintar untuk diajukan kepada nasabah.

  1. Apakah rencana waris Anda mencerminkan nilai ekonomi Anda saat ini?
  2. Menurut Anda, apa hal yang akan menghalangi rencana Anda? Apakah premi yang saya ajukan ini akan menghalanginya?
  3. Jika bisnis Anda dijual saat ini, apakah hasilnya untung? Setelah Anda wafat, apakah hal serupa akan terjadi saat bisnis dijual untuk pembagian warisan?
  4. Saya yakin, kekayaan Anda terhimpun dari usaha seumur hidup. Tidakkah bijak namanya jika kita luangkan beberapa jam untuk mengamankannya? Boleh kita bertemu pukul 2 siang?
  5. Anda ingin prosesnya selesai berapa lama? Kapan Anda ingin saya menyelesaikannya?
  6. Apakah rencana waris Anda sudah menaungi kebutuhan anak-anak, baik yang terlibat di bisnis maupun yang tidak, sehingga saat Anda tiada nanti mereka tetap akur?
  7. Apa yang sudah Anda perbuat dengan rencana waris untuk melindungi aset dari kreditur dan pasangan anak-anak Anda?
  8. Apakah Anda memaksimalkan pengecualian yang diberikan pemerintah?
  9. Mana yang lebih baik, punya proteksi yang tidak dibutuhkan atau butuh proteksi yang tidak dipunyai?
  10. Saat ini, selain dengan uang, apa lagi hal yang Anda perbuat untuk memotivasi, mengapresiasi, dan meretensi para karyawan kunci Anda?
  11. Boleh kita bicara tentang produk yang sedang saya susun ini?
    • Produknya tidak akan jadi incaran kreditur.
    • Tanpa pajak tagih-balik.
    • Fleksibel.
    • Semua komitmen dipaparkan dengan jelas.
    • Seratus persen likuid saat jatuh tempo.
    • Setorannya kecil.
    • Tanpa pajak pemberian, pajak penghasilan, pajak perolehan modal, atau pajak harta.
    • Anda akan dapat nilai 3-5% lebih tinggi dari produk imbal hasil tetap lain yang risikonya serupa.
    • Nilainya dapat dimunculkan langsung, secara tertutup, di saat paling dibutuhkan.

Terdengar menarik? Boleh kita jadwalkan janji temunya?